Little Memory About My Childhood Time

Well, I just have a little bit time to update this un-known blog😄 This is about ME when I was about 5 or 6 years old. I will tell my story in Bahasa🙂

  ~Mama Hilang!~ 5/6 years old~

  Waktu itu aku dan keluargaku (mama, papa, kakak, dan adik perempuanku) beserta sepupu-sepupuku jalan-jalan ke sebuah mall yang cukup populer di daerah Jakarta Barat. Kalau nggak salah inget, waktu itu lagi liburan, jadi aku main-main ke Jakarta.
Selanjutnya, kami semua mulai jalan-jalan keliling mall. Rencananya kami mau makan siang dulu. Tapi karena belum jam makan siang, kami masuk ke sebuah department store.
Kami melewati tempat mainan anak-anak. Aku itu anak yang INGIN MEMILIKI SEGALANYA😀 Jadi, sepanjang jalan, aku ngoceh, betapa aku pengen beli mainan-mainan itu. Ada boneka yang bisa nangis dan merem-melek gitu… ada robot dinosaurus… dan buanyakkkk lagi.
Alhasil, ada satu mainan yang sangat-sangat-sangat menarik perhatianku. Mainan itu adalah sepaket peralatan peri-perian. Ada mahkotanya, sepatunya (ukurannya kecil, dijamin nggak bakal muat untuk kakiku yang super besar), dan tongkat peri yang ujungnya ada bintangnya. Warna tongkatnya ping dan di bintangnya itu ada lampunya. Ada satu bungkus yang terbuka dan aku coba teken tombol tongkatnya. Lampu di tongkat itu nyala–warna merah–dan ada bunyi “ssrrriinnnggg!” ala ibu peri banget.
Aku jatuh cinta sama mainan itu. Aku bahkan sampai jerit-jerit minta dibeliin.
“Iya, iya.. nanti dulu…” mama mengelak. Iya lah, males banget kali, ibu-ibu yang lagi milih baju malah harus ngurusin anaknya yang gendut dan bawel setengah idup.
Akhirnya aku melototin itu mainan sampai LAMA banget. Aku udah mulai berjhayal aja, bakal jadi peri kecil yang cantik (aku lupa kalo sepatunya kecil. Harusnya aku bakal jadi “Ibu Peri Bersepatu Kesempitan”). Aku bertekad akan ngebujuk mama lagi. “Mama~” aku nengok dan……
“MAMA!!!”
Mamaku hilang. Juga papaku. Juga saudaraku. Juga sepupuku.
Aku panik banget. Keliling-keliling kayak anak nggak punya rumah. Apalagi aku masih sekitar 5/6 tahun… Aku TAKUT. Kalau nggak punya keluarga lagi, gimana masa depanku??? Gimana caraku pulang??? Aku JAUH BANGET dari rumah.
Akhirnya, berhubung dari kecil aku ini mandiri dan pintar, aku nggak nangis. Aku akhirnya ikutin petunjuk dan menuju information center gitu.
“Ada apa, dik?” tanya si satpam/petugas itu ramah.
*Muka melas* “Mamaku hilang…”
Alhasil, si petugas menginformasikan kasus “MAMA HILANG” ini ke seluruh pelosok mall. *TING TONG TING TONG diberitahukan kepada… bla bla bla*
Bodoh banget. Aku ngelapornya ‘Mamaku hilang…’ padahal AKU yang hilang -_- Dan bodohnya lagi, itu petugas menginformasikan bahwa ada anak yang mamanya menghilang! dimana-mana harusnya diberitahukan bahwa ada yang kehilangan anak, atau apa kek gitu -_- hahaha…
Papa segera nyamper dan jemput aku. Kami jalan menuju tempat mama. Ternyata mama masih di department store milih celana-celana yang jaraknya hanya sekitar 8-10 meter dari tempat mainan tongkat peri itu! Jadi, aku NYARI mama KELILING sampe stres, padahal mama ada di DEKET aku!!
BODOH. Hahaha…
Jadi, waktu umurku 5/6 tahun, aku ini si Jenius yang Dodol. Hahahaha…

Well, just it for now. My sister bought me two breads from one bakery. Soooo… gonna eat those breads😀

2 thoughts on “Little Memory About My Childhood Time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s